Dewan Eropa

Terakhir diperbarui: 21.01.2009 //

Norway merupakan salah satu dari sepuluh anggota pendiri Dewan Eropa yang dibentuk pada tanggal 5 Mei 1949. Dewan Eropa merupakan organisasi kerja sama tertua di Eropa. Tujuan organisasi ini adalah mencapai persatuan antara anggotanya, memfasilitasi kemajuan sosial dan ekonomi, serta mempromosikan ketaatan terhadap prinsip dasar demokrasi, peraturan hukum, dan hak asasi manusia.

Norway melihat pentingnya kerja sama dalam Dewan Eropa dan akan terus mendukung perkembangannya. Dalam pandangan Norway, Dewan Eropa memainkan peran penting, terutama dalam hal hak asasi manusia, peraturan hukum dan good governance. Institusi ini berperan penting dalam menciptakan stabilitas, mencegah konflik dan membangun demokrasi di berbagai belahan dunia. Departemen Luar Negeri bekerja sama dengan beberapa departemen lainnya di Norway dan negara anggota lainnya dalam berbagai kegiatan yang ditujukan untuk memperkuat peran Dewan Eropa di bidang-bidang tersebut.

Saat ini sebanyak 47 negara bergabung sebagai anggota Dewan Eropa, dua kali lebih banyak dari jumlah anggota di tahun 1989. Jumlah total populasi negara anggota Dewan Eropa lebih dari 800 juta. Wilayah kerja sama telah berkembang dan mencakup isu kebijakan luar negeri, hak asasi manusia dan isu hukum, pendidikan, budaya, media, kohesi sosial, perlindungan kesehatan, perlindungan lingkungan dan pemandangan alam, masa anak-anak dan remaja, olah raga, dan kerja sama antar wilayah dan kotamadya.

Norway memimpin Komite Menteri Dewan Eropa pada tahun 1989 dan 2004. Posisi ini memberi kesempatan unik bagi Norway untuk mempengaruhi agenda Dewan. Reformasi sistem hak asasi manusia di Eropa merupakan salah satu prioritas utama Norway.

Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa di Strasbourg saat ini memiliki 80.000 kasus yang tertunda. Diperkirakan jumlah aplikasi baru akan meningkat hingga 102.000 pada tahun 2010. Proses reformasi telah diperkenalkan dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi Pengadilan agar tetap dapat melaksanakan fungsinya.

Protokol 14 dari Konvensi Hak Asasi Manusia Eropa dimaksudkan untuk mempersingkat prosedur aplikasi dan meningkatkan kapasitas Pengadilan dalam menangani jumlah kasus yang diproses. Norway telah menggarisbawahi pentingnya implementasi Protokol 14 dan memperkuat Registrasi Pengadilan, serta Negara juga harus mengurangi beban kerja Pengadilan dengan mencegah pelanggaran hak asasi manusia, memberikan solusi nasional yang efektif serta meningkatkan kualitas bantuan yang diberikan kepada pendaftar.

Pertemuan Tingkat Tinggi Ketiga Dewan Eropa, yang diselenggarakan di Warsaw pada bulan Mei 2005, kembali menegaskan peran penting Dewan dalam hal hak asasi manusia, demokrasi serta peraturan hukum. Pertemuan ini memberlakukan keputusan untuk memperkuat sistem hak asasi manusia di Eropa, menciptakan forum demokrasi dan menciptakan kerjasama yang lebih erat dengan OSCE dan EU. Implementasi rencana didiskusikan pada sesi ke-116 Komite Menteri pada bulan Mei 2006.

Dalam sesi yang sama, Federasi Rusia menjabat sebagai ketua Komite Menteri Dewan Eropa. Sementara menteri luar negeri Norwegia juga turut berpartisipasi dalam sesi tersebut.


 


 


Sumber: Departemen Luar Negeri   |   Share di jaringan anda   |   print