Pengarang sandiwara Henrik Ibsen

Terakhir diperbarui: 14/10/2009 // Henrik Ibsen (1828 - 1906) merupakan salah satu nama paling terkenal dalam dunia literatur. Ia merupakan sosok utama yang melakukan terobosan moderen di kehidupan intelektual di Eropa, dan dianggap sebagai Bapak drama moderen. Drama-dramanya bertema, dan terus dipentaskan di berbagai belahan dunia.

Dikatakan bahwa karya-karya Ibsen merupakan karya yang paling sering dipentaskan setelah karya Shakespeare.

Karya Ibsen yang diterbitkan meliputi 26 drama dan satu kumpulan sajak, dan seringkali dibagi dalam empat bagian:

  • Drama sejarah dan romantis-nasional –mulai dari Catiline (1850) sampai The Pretenders (Si Penipu) (1863).
  • Drama ide - Love`s Comedy (Komedi Cinta) (1863), Brand (1866), Peer Gynt (1867) dan Emperor and Galilean (Kaisar dan Bangsa Galilea) (1873).
  • Drama kontemporer - Pillars of Society (Pilar Masyarakat) (1877), A Doll`s House (Rumah Boneka) (1879), Ghosts (Hantu-hantu) (1881) dan An Enemy of the People (Musuh Masyarakat) (1882).
  • Drama psikologi dan simbolisme - The Wild Duck (Bebek Liar) (1884), Rosmersholm (1886), The Lady from the Sea (Wanita dari Laut) (1888), Hedda Gabler (1890), The Master Builder (Sang Ahli Bangunan) (1892), Little Eyolf (Eyolf Kecil) (1894), John Gabriel Borkman (1896) dan When We Dead Awaken (Ketika Kita Mati Terbangun) (1899).

Sumber: Oleh Jens-Morten Hanssen / ibsen.net   |   Share di jaringan anda   |   print