Yang Mulia Raja
Yang Mulia Raja Harald V dilahirkan pada 1 Februari 1937 di rumah orang tuanya, di Skaugum dekat Oslo. Putra tunggal dari Pangeran Olav (kemudian menjadi Raja Olav V) dan Putri Märtha, Raja Harald B merupakan pangeran pertama yang dilahirkan di Norway dalam kurun waktu 567 tahun. Dua kakak perempuan Pangeran Harald, yaitu Putri Ragnhild dan Putri Astrid, dilahirkan pada tahun 1930 dan 1932, namun pada saat itu hanya pria yang dapat mewarisi tahta kerajaan. Pangeran Harald melewati masa kanak-kanak yang damai hingga pecahnya Perang Dunia II. Ketika tentara Nazi menduduki Norway pada 9 April 1940, Pangeran Harald melarikan diri ke Swedia bersama ibu dan kakak perempuannya, dan melewati masa perang di Amerika. Ia kemudian kembali ke Norway pada tahun 1945.
Setelah menyelesaikan pendidikan secondary school, Pangeran Harald mendaftar di Norwegian Cavalry Officers’ Training School dan menyelesaikan pendidikan militernya di Military Academy pada tahun 1959. Pangeran Harald diangkat menjadi Putra Mahkota pada 21 September 1957, ketika ayahnya dilantik menjadi Raja Olav V. Setelah menyelesaikan tugas militernya, Putra Mahkota Harald melanjutkan pendidikannya di Oxford dari tahun 1960-1962, untuk mempelajari social science, sejarah dan ekonomi di Balliol College.
Pada tanggal 29 August 1968, Pangeran Mahkota Harald menikahi Sonja Haradlsen dari Vinderen di Oslo. Kedua pasangan ini menunggu selama sembilan tahun untuk mendapatkan persetujuan menikah. Setelah konsultasi dengan Presidium dari Stroting, para pemimpin parlemen dan Pemerintah, Raja Olav V memberikan persetujuaan bagi Putra Mahkota untuk menikahi rakyat biasa.
Raja Harald mewarisi tahta kerajaan pada tanggal 17 Januari 1991, setelah kematian ayahnya.
Yang Mulia Sang Ratu
Yang Mulia Ratu Sonja dilahirkan pada 4 Juli 1937 di Oslo, putrid dari Karl dan Dagny (née Ulrichsen) Haraldsen. Beliau menyelesaikan sekolah upper secondary pada tahun 1954, diikuti dengan program kejuruan menjahit. Beliau kemudian meraih diploma dari Ecole Professionelle des Jeunes Filles di Lausanne, Switzerland. Beliau kembali ke Norway untuk meneruskan pendidikannya dan meraih gelar sarjana (French, English dan Art History) dari Universitas Oslo.
Pada 29 Agustus 1968, Sonja Haraldsen menikahi Putra Mahkota Harald di Katedral Oslo, dan menjadi Putri Mahkota Norway.
Yang Mulia Putra Mahkota
Yang Mulia Putra Mahkota Haakon dilahirkan pada 20 Juli 1973 di National Hospital di Oslo. Beliau merupakan anak kedua dan satu-satunya putra dari Putra Mahkota Harald dan Putri Mahkota Sonja (kemudian menjadi Raja Harald V dan Ratu Sonja). Pada saat kelahirannya, pewarisan tahta kerajaan hanya diturunkan kepada pria. Oleh karena itu, walaupun kakak perempuannya, Putri Märtha Louise lebih tua dua tahun, Pangeran Haakon Magnus dipilih menjadi pewaris tahta kerajaan. Konstitusi Norwegia kemudian dirubah, dan saat ini wanita juga dapat mewarisi tahta kerajaan. Pangeran Haakon Magnus dibaptis di Palace Chapel pada 20 September 1973, dan wali baptisnya adalah tiga wakil kerajaan Skandinavia: Raja Olav V dari Norway, Raja Carl XVI Gustav dari Swedia dan Ratu Margrethe II dari Denmark. Pangeran kemudian menerima Sakramen Penguatan di Palace Chapel pada tahun1988. Pangeran Haakon Magnus menjadi Putra Mahkota Haakon ketika ayahnya mewarisi tahta kerajaan pada 17 Januari 1991. Pada 25 Agustus 2001 Pangeran Mahkota menikahi Mette-Marit Tjessem Høiby dalam sebuah upacara di Katedral Oslo.
Her Royal Highness The Crown Princess
Her Royal Highness Crown Princess Mette-Marit dilahirkan pada 19 Agustus 1973, dan merupakan anak bungsu dari pasangan Marit Tjessem dan Sven Olav Bjarte Høiby. Pertunangan antara His Royal Highness Crown Prince Haakon dan Mette-Marit Tjessem Høiby diumumkan pada 1 Desember 2000, dan mereka melangsungkan pernikahan di Katedral Oslo pada 25 Agustus 2001.
Her Royal Highness The Princess
Yang Mulia Putri Ingrid Alexandra dilahirkan pada 21 Januari 2004 di Rikshospitalet University Hospital di Oslo. Sang Putri merupakan putri dari Yang Mulia Putra Mahkota Haakon dan Putri Mahkota Mette-Marit, dan berada di posisi kedua pewaris tahta kerajaan Norwegia. Sang Putri dibaptis pada 17 April 2004 di Palace Chapel di Oslo. Yang menjadi wali baptisnya adalah Yang Mulia Raja Harald V, Yang Mulia Putra Mahkota Frederik dari Denmark, Yang Mulia Putri Mahkota Victoria dari Sweden, Yang Mulia Putra Mahkota Felipe dari Asturias, Putri Märtha Louise dan Marit Tjessem.
Pangeran Sverre Magnus
Pangeran Sverre Magnus dilahirkan pada 3 Desember 2005 di Rikshospitalet University Hospital di Oslo, dan merupakan putra dari Yang Mulia Putra Mahkota Haakon dan Putri Mahkota Mette-Marit. Sang Pangeran berada dalam posisi ketiga pewaris tahta kerajaan Norwegia, setelah ayah dan kakak perempuannya, Yang Mulia Putri Ingrid Alexandra. Sang Pangeran dibaptis pada 4 Maret 2006 di Palace Chapel di Oslo.
Putri Märtha Louise
Putri Märtha Louise dilahirkan pada 22 September 1971 di National Hospital di Oslo. Beliau merupakan putrid pertama dari pasangan Putra Mahkota Harald dan Putri Mahkota Sonja (kemudian menjadi Raja Harald dan Ratu Sonja). Sang Putri dinamai Märtha seperti nama ibu ayahnya, Putri Mahkota Märtha dari Norway, dan Louise seperti nenek moyangnya, Ratu Louise dari Denmark, putri dari Carl XV of Sweden dan ibu dari Haakon VII dari Norway. Hingga Konstitusi dirubah, tahta kerajaan hanya diwariskan kepada kaum pria. Oleh karena itu, kakak laki-laki sang Putri yaitu Pangeran Haakon Magnus (kemudian menjadi Putra Mahkota Haakon), walaupun dua tahun lebih muda, menggantikannya menjadi pewaris tahta.
Putri Märtha Louise menikahi seorang penulis Ari Behn, dari Moss, Norway, di Nidaros Cathedral di Trondheim pada 24 Mei 2002. Pasangan ini dikaruniai tiga putri. Maud Angelica Behn dilahirkan di Rikshospitalet University Hospital di Oslo pada 29 April 2003, Leah Isadora Behn dilahirkan di Bloksberg di Hankø pada 8 April 2005, dan Emma Tallulah Behn dilahirkan di Lommedalen pada 29 September 2008.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs Royal House of Norway: kongehuset.no