Foto: www.folkehogskole.no.Foto: www.folkehogskole.no

Folk High School

Terakhir diperbarui: 14.06.2012 //

Folk high school yang pertama di Norwegia dibuka pada tahun 1864, dan saat ini ada sekitar 77 folk high school yang tersebar di negara. Sekitar 6.000 siswa mengenyam pendidikan di folk high school tiap tahunnya, rata-rata berusia antara 18 dan 25 tahun, dan telah menyelesaikan pendidikan menengah atas. Beberapa folk high school juga menawarkan kursus singkat bagi para senior dan empat diantaranya menawarkan program bagi penyandang cacat. Sekitar 10 persen siswa yang mengikuti pendidikan folk high school merupakan siswa internasional.

Folk high school menyediakan rumah tinggal yang merupakan bagian penting dari keseluruhan program pendidikan. Program pengajaran melihat siswa dari perspektif holistik, dan dirancang untuk mendorong mereka mengembangkan diri, kehidupan sosial dan akademis mereka. Semua sekolah berukuran kecil, dengan jumlah siswa yang mendaftar antara 60 sampai 100 siswa.

Folk high school tidak memberikan gelar atau menyelenggarakan ujian resmi. Siswa yang menyelesaikan pendidikan folk high school menerima diploma, tapi sekolah tidak memberikan kualifikasi formal seperti sistem pendidikan umum. Mata pelajaran yang ditawarkan termasuk musik, drama, kehidupan luar, media masa, pendidikan komputer, kerajinan, solidaritas internasional, olah raga dan masih banyak lagi, dan semua siswa diharuskan untuk menghadiri kelas tambahan. Lebih lanjut, setiap sekolah memiliki sejumlah kelas yang wajib dihadiri. 

Rata-rata folk high school dimiliki dan dijalankan oleh organisasi swasta dan yayasan, namun 10 diantaranya dimiliki oleh otoritas daerah dan kotapraja. Siswa tidak membayar biaya sekolah, namun diharuskan untuk membiayai kehidupan mereka sendiri dan membayar untuk kegiatan darmawisata, kegiatan siswa dan materi studi. Pinjaman siswa dan beasiswa diberikan melalui Dana Pinjaman Pendidikan Negara Norwegia.

Folk high school sangat terkenal di Norwegia, terutama sebagai tahun transisi bagi mereka yang ingin libur antara masa pendidikan sekolah menengah pertama dan menengah atas, atau bagi mereka yang ingin beristirahat sejenak untuk mempertimbangkan pendidikan selanjutnya dan kesempatan kerja.


Sumber: Oleh Departemen Pendidikan dan Penelitian Norwegia   |   Share di jaringan anda   |   print